• Jelajahi

    Copyright © BERITAINHIL.com
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Pembangunan Taman Pengajian Al-Qur'an di Jalan Keritang Open Donasi

    19 Apr 2021, 16:05 WIB Last Updated 2021-04-19T09:05:31Z

    BERITAINHIL.com - Tembilahan :

    Pembangunan Taman pengajian Al-Qur'an (TPQ) di Jalan Keritang Kelurahan Tembilahan Hilir membutuhkan uluran tangan para dermawan.



    Bangunan yang dikerjakan sejak tahun tahun 2020 itu belum mencapai titik maksimal. Masih membutuhkan dana untuk melanjutkan pembangunan tersebut.



    Pendiri Taman Pengajian Al-Qur'an (TPQ) Masri mengatakan bahwa ini merupakan inisiatifnya untuk mendirikan TPQ karena banyak anak-anak yang semangat untuk belajar Al-Qur'an di kediamannya.


    "Pengajian anak-anak dirumah terhitung 1 Januari 2021 sampai sekarang, kalau untuk pembangunan dari tahun 2020 saya rencanakan, tapi dana belum dapat mau tak mau di rumah aja sementara dan bergantian ngajinya, anak-anak yang ngaji Ada 30 orang. Seminggu tiga kali pertemuan setiap hari Selasa, Kamis dan Jum'at Habis Sholat Ashar," sebutnya.



    Pendiri sekaligus ketua RT 002 RW 005 itu menyebutkan bahwa pihaknya sudah pernah mengupayakan untuk mengajukan proposal kepada Kementerian Agama (Kemenag) kabupaten Indragiri Hilir.



    "Abang sudah berusaha masukkan Proposal kekantor Kemenag, tidak bisa dipenuhi karena harus diajukan ke pekanbaru untuk bantuan Pembangunan TPQ," tukasnya.




    Ia menambahkan bahwa sudah saat ini sudah ada yang berpartisipasi membantu pembangunan TPQ itu.



    "Allhamdulillah kemaren sudah dibantu Pasir timbun dan Al-Quran dari Bapak M Yasin Babinsa Seberang Tembilahan," ujarnya.



    Kemudian ia berharap semoga dengan adanya pemberitahuan di bulan suci Ramadhan ini ada yang tergerak hatinya ingin membantu pembangunan TPQ itu.



    "Mana tau ada donatur yang terdorong mau membantu memberikan solusi,

    Kebutuhan sementara biaya bangunan hampir 12 juta semua, yang ingin berdonasi boleh kirim ke bank BRI 017501017473532 atas nama Masri," tukasnya.



    Terakhir Masri yang juga sebagai ketua Forum Pekerjaan Sosial Masyarakat (FPSM) Inhil ini juga menjelaskan bahwa gaji nya sebagai RT diberikan kepada guru ngaji yang membantu mengajar di kediamannya.





    "Untuk Honor RT yang perbulan saya serahkan kepada guru mengaji selama saya jadi ketua RT, kalaupun saya tidak jadi RT lagi Insya Allah tetap saya banntu anak-anak dan guru yang mengajar mengaji," pungkasnya.

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Terkini