• Jelajahi

    Copyright © BERITAINHIL.com
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Sempat Terkendala Karena Ada Kerusakan, Pelayanan Jemput Bola di Gaung Kembali Lancar

    1 Des 2020, 18:18 WIB Last Updated 2020-12-01T11:18:53Z


    BERITAINHIL.com - Tembilahan : Pelayanan Perekaman Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el) yang biasa disebut dengan nama jemput bola tengah berlangsung di kantor Kecamatan Gaung kembali berjalan normal 




    Meksipun dalam pelaksanaan pelayanan ini sempat terjadi jeda terkendala karena PLN sedang mengalami gangguan.



    Seperti berita sebelumnya, diungkapkan langsung oleh Pelaksana tugas Camat Gaung Said Zulfahmi, MR SE. Saat dikonfirmasi melalui selulernya.




    "Saat ini proses perekaman sedang berjalan setengah normal karna PLN mati hidup - mati hidup," ungkapnya saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp Selasa (1/12/20). 



    Plt camat Gaung ini juga menyebutkan, akibat dari gangguan PLN yang sering hidup-mati hidup mati itu membuat alat perekam KTP-el menjadi rusak. 



    "Sering hidup mati hidup mati menyebabkan 2 buah alat perekam rusak tidak dapat di gunakan," terangnya.




    Kemudian, Plt yang sekaligus Sekretaris camat Gaung itu menambahkan, dari 3 mesin perekam KTP-el yang di turunkan hanya 1 mesin yang bisa digunakan.




    "Sebagai mana yang kita harapkan hanya tinggal satu yang masih bisa operasi," jelasnya.




    Secara terpisah, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukpencapil) Inhil Mizwar Efendi melalui Sekretaris Dinas Kependudukan dan Pencatatan Catatan Sipil (Disdukpencapil) Inhil Nursal Sulaiman, menyebutkan jika pelayanan tersebut sudah berjalan normal setelah ia mendapat laporan dari tim jemput bola yang berada di lapangan. 




    "Alhamdulilah pelayanan sudah kembali normal setelah 2 alat kembali beroperasi setelah datang kiriman peralatan dari Tembilahan untuk memperbaiki 1 alat yang rusak tadi," tulisnya melalui pesan WhatsApp Selasa (1/12/20).





    Mengenai permasalahan PLN yang sempat mengalami gangguan (hidup mati) juga sudah bisa diatasi dan kini telah normal kembali. 




    Kepala Unit layanan pelanggan PLN Tembilahan Muhammad Hosen saat dikonfirmasi mengatakan, terjadinya permasalahan listrik di kecamatan Gaung dikarenakan adanya gangguan jaringan dan tidak ada jadwal pemadaman.




    "Gangguan, tidak ada pemadaman di daerah tersebut," ungkapnya saat dikonfirmasi langsung oleh BERITAINHIL.com Selasa (1/12/20).




    Lebih lanjut Hosen menjelaskan, jika ada dilakukan koordinasi antara pihak kecamatan ke pihak PLN tentunya ada upaya antisipasi dari pihak PLN agar bisa lebih waspada memantau kendala-kendala yang akan terjadi di lapangan.





    "Jika ada koordinasi kita bisa membantu agar tidak terjadi gangguan ketika sedang melakukan acara atau kegiatan, kita bisa kirimkan genset untuk antisipasi jika terjadi gangguan," terangnya.




    Terakhir Kepala PLN Tembilahan ini berharap, ke depannya semua pihak bisa berkoordinasi jika ada keperluan dengan PLN agar bisa meningkatkan sinergitas hubungan ke sesama.




    "Kita berharap kepada semua elemen sekira bisa berkoordinasi dengan pihak kami (PLN, red) agar kita bisa membantu setidaknya mengantisipasi terjadinya pemadaman atau bisa kita kondisikan alternatif lainnya," tutupnya.

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Terkini