• Jelajahi

    Copyright © BERITAINHIL.com
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Video

    Bupati Inhil Inginkan Setelah Pelaksanaan Bimtek, Data DTKS Valid

    2 Sep 2021, September 02, 2021 WIB Last Updated 2021-09-08T04:48:27Z

    BERITAINHIL.com - Tembilahan : Bupati Indragiri Hilir, H M Wardan selaku Pimpinan Daerah mengungkapkan bahwa dirinya tidak menginginkan data yang tidak valid, pada Data Terpadu Kesejahtraan Sosial (DTKS).


    Hal tersebut, diungkapkannya saat memberikan sambutan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Data Terpadu Kesejahtraan Sosial (DTKS), yang diselenggarakan oleh Dinas Sosial kabupaten Indragiri Hilir, di Hotel Top 5 Tembilahan, Rabu (1/9/21).

    Bupati Inhil itu menuturkan bahwa, maksud dan tujuan dilakukannya kegiatan bimtek ini adalah, dalam rangka memberikan bekal pengetahuan dalam bentuk aplikasi kepada para petugas secara tehnis, agar dapat dan mampu melaksanakan tugas pendataan verifikasi dan validasi sesuai dengan kriteria peraturan menteri sosial dan peraturan bupati tentang pedoman umum tentang rumah tangga miskin.


    "Tadi sudah di sampaikan oleh para narasumber yang tentunya telah memiliki data dan memiliki bidang tugasnya. Tentunya, ini saya mengharapkan agar dapat diikuti sungguh sungguh oleh para peserta, dengan apa yang nanti menjadi harapan kita ini betul-betul di mengerti dan di fahami oleh seluruh peserta," kata Bupati, Rabu (1/9/21).

    HM Wardan menambahkan pertama seluruh peserta memahami proses verifikasi dan validasi DTKS, melengkapi dan menyempurnakan data rumah tangga miskin, sesuai dengan standar kementerian sosial nomor 45 tahun 2018 tentang pedoman umum rumah tangga miskin serta mendapatkan data miskin yang valid, serta menjaring data miskin yang baru.


    "Jadi artinya apa, kita melaksanakan Verifikasi dan validasi ini adalah kita melakukan pendataan kembali, kita melihat dari pengalaman, pengalaman kita melakukan penyaluran bantuan ini beberapa waktu lalu terjadinya berbagi permasalahan permasalahan terdapat kendala kendala di lapangan. Katakanlah mungkin ada beberapa rumah di desa yang secara kasat mata kita lihat itu, rumah ini layak dan wajar mendapatkan bantuan tetapi dia tidak mendapatkan bantuan, sementara ada yang fasilitasnya banyak tapi dia mendapatkan," sebutnya.


    "Hal-hal seperti ini ketika hari ini kita melakukan verifikasi dan validasi saya mengharapkan itu menjadi fokus, kalau memang tahun-tahun lalu ada orang yang selayaknya seharusnya mendapatkan bantuan tetapi tidak terdata, maka melalui verifikasi dan validasi ini itu menjadi fokus, artinya apa selaku pimpinan daerah saya tidak menginginkan lagi adanya nanti seperti itu, setelah nanti selesai kita melakukan verifikasi dan validasi ini masih ada hal-hal seperti itu," tegas Bupati.


    Bupati melanjutkan bahwa sebenarnya ini juga yang disampaikan oleh ibu Kementerian sosial, saat berkunjung di beberapa tempat beliau berkunjung di beberapa provinsi sama-sama melihat kegundahan beliau, marah, dan segala macamnya karena apa, karena ini, pendataan yang tidak valid.


    "Yang saya katakan ini seharusnya dapat dirubah, secara kasat mata kita melihat, artinya apa pendataan awal yang kita lakukan itu adalah, pendataan yang perlu diperbaiki. Hari ini kita melaksanakan kegiatan bimtek verifikasi dan validasi data tentunya ini menjadi peluang bagi kita untuk menyempurnakan, Tadi dikatakan untuk mendapatkan data miskin yang baru yang tidak terdata," tukasnya.


    Kurang lebih 20 orang dari Kasih esos kantor-kantor Camat, Kemudian ada 236 petugas yang ditunjuk oleh Kepala desa dan lurah untuk melaksanakan tugas ini, ia berharap bisa melakukan tugas dengan baik 


    "Saya harap kan bagi saudara-saudara yang dipercayakan yang hari ini diberi amanah untuk mengemban tugas ini, saya mengharapkan itu dapat dilaksanakan dengan penuh rasa tanggungjawab dengan sungguh-sungguh, sehingga upaya kita mendapatkan data yang valid data yang akurat, DTKS yang benar, Ini betul-betul kita dapatkan. Diikuti dengan sungguh-sungguh, apa-apa yang disampaikan oleh narasumber ini dicatat, hal-hal apa yang menurut kita belum jelas belum di ketahui ditanyakan sampai tuntas, sehingga ketika kembali ke daerah bisa diimplementasikan karena sudah dibekali dengan materi-materi dan ilmu pengetahuan," pungkasnya.

    Ysf.

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Terkini