• Jelajahi

    Copyright © BERITAINHIL.com
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Wakil Bupati H.Syamauddin Uti Membuka Secara Resmi Pelatihan BUMDes Se-Kecamatan Batang Tuaka.

    Mimin
    8 Des 2019, 05:16 WIB Last Updated 2020-01-13T23:27:09Z

    BERITAINHIL.com, Tembilahan - Dalam rangka mendukung dan mensukseskan Program Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir melalui Badan Usaha Memiliki Desa (BUMDes), Kecamatan Batang Tuaka melaksanakan pelatihan BUMDes yang dibuka lansung Wakil Bupati H.Syamsuddin Uti di Hotel Harmoni, Sabtu (7/12/2019).


    Pelatihan BUMDes ini yang dilaksanakan selama 1 hari ini diikuti Kepala Desa, Sekdes dan Pengurus BUMDes Se-Kecamatan Batang Tuaka turut dihadiri Camat, DPMD Inhil, Narasumber, Ketua Forum Kepala Desa Kecamatan Batang Tuaka.


    Pelatihan ini bertujuan bagaimana program Pemerintah ini desa itu nantinya bisa mandiri. Diharapkan dengan adanya pelatihan ini BUMDes yang ada di setiap Desa dengan dana yang disubsidi dapat berkembang, demikian Dikatakan Camat Batang Tuaka.

    Sebelum menyampaikan sambutan Wakil Bupati H.Syamsuddin Uti terlebih dahulu melakukan pemasangan tanda peserta kepada 2 orang perwakilan peserta.
    "Terlebih dahulu saya menyampaikan salam dari Bupati HM.Wardan yang saat ini masih dalam perjalanan pulang menuju Tembilahan.


    Mudahan-mudahan pertemuan kita ini samping mengikuti pelatihan, pertemuan ini juga sebagai forum silaturahim sambil berbagi ilmu untuk mencari jalan keluar permasalahan BUMDes", demikian dikatakan Wakil Bupati H.Syamauddin Uti saat membuka Pelatihan BUMDes Se-Kecamatan Batang Tuaka.


    Beliau juga menambahkan, bahwa pengelolaan BUMDes harus transparan dan mempertanggung jawabkan kepada Pemerintah Desa terhadap apa yang dikerjakan.


    Mengingat permasalahan BUMDes saat ini memiliki tantangan dan permasalahan yang harus dihadapi dalam pengelolaan BUMDes; Belum adanya sistem administrasi keuangan dan manajemen yang baik, Studi kelayakan untuk memperoleh pinjaman baik dari Bank maupun modal Ventura karena berbelitnya prosedur mendapatkan kredit, persaingan dalam merebut pasar semakin ketat dan akses terhadap teknologi terutama bila pasar dikuasai oleh perusahaan tertentu dan selera konsumen cepat berubah.


    Untuk itu, diharapkan kepada pengelola untuk dapat membuat Diferensiasi produk pada BUMDes dan kepada peserta pelatihan untuk betul-betul dan serius mengikuti pelatihan ini, tutup Wabup Syamsuddin Uti.

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Terkini