BERITAINHIL.COM – KERITANG ; Personel gabungan melakukan pemadaman dan pendinginan terhadap titik panas (hotspot) yang terpantau melalui aplikasi Dashboard Lancang Kuning di Desa Kayu Raja, Kecamatan Keritang, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Jumat (4/9/2026).
Kegiatan dimulai sekitar pukul 08.00 WIB setelah hasil pemantauan Dashboard Lancang Kuning menunjukkan terdapat lima titik hotspot di wilayah Desa Kayu Raja.
Kelima titik tersebut berada pada koordinat 0.60906 102.8226, 0.61017 102.82345, 0.61182 102.82247, 0.60906 102.8228, dan 0.60906 102.8221. Luas lahan yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai 20 hektare.
Dalam penanganan di lapangan, personel gabungan yang dikerahkan terdiri dari personel Polri, TNI, BPBD, dan masyarakat,
Tim juga menggunakan 12 unit mesin mini track dan sekitar 100 gulung selang untuk mendukung proses pemadaman.
Petugas melakukan pendinginan di lokasi, membuat sekat bakar untuk mencegah api meluas, serta melakukan penyelidikan guna mengetahui penyebab terjadinya kebakaran. Hingga saat ini, pemilik lahan maupun pihak yang diduga sebagai pelaku masih dalam penyelidikan.
Kondisi medan menjadi salah satu kendala petugas karena akses jalan menuju lokasi cukup sulit, ditambah keterbatasan jaringan komunikasi di sekitar lokasi kebakaran. Cuaca saat kegiatan berlangsung dilaporkan cerah dengan struktur lahan berupa tanah liat.
Kapolres Indragiri Hilir AKBP Donny Eko Listianto, S.H., S.I.K., M.H. menegaskan bahwa penanganan karhutla dilakukan secara bersama-sama dengan mengedepankan kecepatan dalam pemadaman dan pendinginan agar api tidak kembali membesar.
Setiap titik api harus segera ditangani dan dipastikan tidak kembali menyala. Kami juga mengingatkan masyarakat untuk tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar karena dapat memicu kebakaran yang lebih luas,” tegasnya.
Berdasarkan kondisi terakhir, api di lokasi telah berhasil dipadamkan, namun masih ditemukan asap sehingga proses pendinginan dan pemantauan tetap dilakukan untuk memastikan tidak terdapat bara api yang berpotensi kembali menyala.


Comments0