BERITAINHIL.COM - TEMBILAHAN ; Kelangkaan papan kayu mulai dirasakan masyarakat di Kabupaten Indragiri Hilir dalam beberapa pekan terakhir.
Berdasarkan pantauan media di sejumlah bangsal kayu, persediaan papan yang biasa digunakan warga untuk kebutuhan bangunan hingga keperluan darurat tampak kosong dan tidak tersedia.
Situasi ini semakin terasa ketika masyarakat membutuhkan papan untuk pemulasaraan jenazah. Salah satu tokoh masyarakat, Sayyid Yusrizal atau Habib Ijal, mengungkapkan bahwa warga Gang Pembangunan, Tembilahan, sempat mengalami kesulitan mencari papan saat hendak mengebumikan seorang warga beberapa hari lalu.
Menurutnya, kelangkaan tersebut menimbulkan keresahan karena menyangkut kebutuhan yang sifatnya sangat mendesak.
"Kami berharap pemerintah dapat memberikan solusi yang konkret terhadap masalah ini," ujar Habib Ijal.
Ia menilai bahwa kebutuhan papan untuk pemulasaraan jenazah tidak bisa ditunda, sehingga pemerintah harus hadir untuk memastikan ketersediaannya. Selain itu, ia mengusulkan agar penyediaan papan dapat dilakukan melalui masjid, rumah sakit, ataupun lembaga sosial sebagai langkah antisipasi, sehingga masyarakat tidak sepenuhnya bergantung pada penjual kayu umum.
“Ini kebutuhan kemanusiaan. Pemerintah bisa hadir agar keluarga yang berduka tidak mengalami kesulitan seperti ini lagi,” tegasnya.Rls**


Comments0