-->
  • Jelajahi

    Copyright © BERITAINHIL.com
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Video

    HLUN ke-26, RSUD PH Tembilahan Bersama IDI Inhil Lakukan Edukasi Kesehatan ke Panti Lansia

    Jun 2, 2022, June 02, 2022 WIB Last Updated 2022-06-02T09:20:41Z
    Ketua Yayasan Pusaka Pondok Bhakti Lansia Yuliana Daud bersama rombongan Dokter RSUD Puri Husada Tembilahan.
    Sumber Foto: Yusuf BERITAINIL.com

    BERITAINHIL.com - Tembilahan : Dalam rangka memperingati Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke- 26, pihak Rumah Sakit Umum Daerah Puri Husada (RSUD-PH) Tembilahan bersama Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Indragiri Hilir berkunjung ke Yayasan Panti Pondok Bhakti Lansia, di Gedung BLKI Jalan SKB Tembilahan, pada Kamis (2/6/22).


    dr. Irianto SpPD. FINASIM mengatakan bahwa pihaknya bersama dokter spesialis penyakit dalam, THT dan Neurologi, datang untuk memberikan edukasi dan pemeriksaan kesehatan bagi para lansia, serta memberikan bantuan berupa obat-obatan serta makanan.

    "Kita mau melihat kelainan-kelainan yang mungkin bisa kita obati, misalnya masalah pendengarannya, nanti kita usahakan dari IDI mencari alat bantunya atau di cek terlebih dahulu," ujar dr. Irianto usai memeriksa kondisi para lansia.


    Lebih lanjut, dikatakan dr. Irianto, pihaknya juga melakukan pemeriksaan mata para lansia, jika ada yang terkena penyakit katarak, maka akan diberikan pengobatan dengan menjadwalkan pemeriksaan katarak ke dokter spesialis mata.

    "Sehingga sehari-harinya para lansia bisa tertolong, bisa melihat, dan mendengar dengan baik, tadi juga kita melihat sudah ada yang kontraktur, kakinya ini perlu untuk diluruskan agar nanti tidak melengkung terus," sebutnya.


    Selain itu, untuk masalah tempat tinggal pihaknya menyarankan agar beberapa tempat seperti kamar mandi serta ruangan lainnya harus ramah lansia.

    "Seperti WC nya, harus WC duduk tidak WC jongkok, dan ada pegangannya, pintunya juga mestinya harus posisi dibuka arah keluar. Jadi kalau terkurung, mudah untuk kita buka, dan tempat tidurnya juga harus yang layak dan aman bagi lansia, kasurnya juga harus yang rata, yang agak keras sedikit, jangan yang lunak, karena untuk meluruskan tulang belakangnya," sebutnya lagi.


    "Jadi permasalahan ini kita lihat mungkin kalau bisa kami bantu, baik dari Rumah Sakit maupun Ikatan Dokter Indonesia kabupaten Inhil, dari PKRS apa yang bisa kita bantu, kita bantu. Sehingga para lansia ini dapat tertolong mengatasi masalahnya, mudah-mudahan lansia di Inhil bisa kita tangani sebaik-baiknya," sambungnya.

    Ia berharap semoga Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Inhil dapat membantu khususnya bangunan yang layak untuk Yayasan Panti Pondok Bhakti Lansia.


    "Tempat yang ada ini sudah cukup memadai namun belum begitu layak untuk para lansia. Alhamdulilah kita sudah ada, mudah-mudahan Pemda dapat membantu, khususnya untuk bangunan," tukasnya.

    Sementara itu, Ketua Yayasan Panti Pondok Bhakti Lansia Yuliana Daud mengucapkan terimakasih atas kunjungan para dokter yang datang dan peduli terhadap lansia yang ada di Panti lansia.


    "Terimakasih banyak atas kepedulian para dokter kepada nenek-nenek kita yang ada di panti, ini kunjungan para dokter yang kesekian kalinya, mudah-mudahan berkah," tuturnya.

    Terakhir Yuliana Daud yang akrab disapa Mak Yuli itu berharap dukungan kepada seluruh elemen masyarakat khususnya di kabupaten Inhil memberikan support agar bangunan gedung baru Yayasan Panti Pondok Bhakti Lansia bisa segera terealisasi.


    "Kita berharap dukungan semua lini, baik dari masyarakat hingga pemerintah dan para donatur serta orang-orang baik untuk membangun gedung baru kita di Jalan Pekan Arba Gang Palila agar segera terbangun dan bisa ditempati," pungkasnya.


    Untuk diketahui, dalam kunjungan tersebut juga turut dihadiri oleh dr. H.Dwi Gunawan Ponidi.M.kes, dr.Firman Nurdiansyah, SpTHT-KL, dr.Muhammad Ikbal, SpN.


    Editor : Ysf.

    Komentar

    Tampilkan

    No comments:

    Post a Comment

    Terkini

    Website Traffic