• Jelajahi

    Copyright © BERITAINHIL.com
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Video

    KDDI, Emak Sehat, UPT Puskesmas Tembilahan Hulu, dan Satpol-PP Inhil Jemput ODGJ di Suhada I

    14 Des 2021, Desember 14, 2021 WIB Last Updated 2021-12-14T12:32:54Z
    Penjemputan ODGJ


    BERITAINHIL.com - Tembilahan : Komunitas Donor Darah Inhil (KDDI) Bersama Emak Sehat, UPT Puskesmas Tembilahan Hulu dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol - PP) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) merujuk pasien Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) ke Rumah Sakit Umum Daerah Puri Husada (RSUD-PH) Tembilahan, Selasa (14/12/21).


    ODGJ tersebut diketahui bernama Asma Wati warga Suhada I Tembilahan Hulu. Dari keterangan Kursiah, selaku orang tuanya mengatakan sebelumnya Asma Wati sudah pernah dirawat di rumah sakit Tampan Pekanbaru dan sudah dinyatakan sembuh akhirnya diperbolehkan pulang. 

    "Dulu udah pernah dirawat di rumah sakit Pekanbaru kurang lebih 15 tahun yang lalu lah. Dan boleh pulang ke Tembilahan," ucapnya. 


    Lebih lanjut, Kursiah menuturkan Asma Wati (ODGJ) menderita penyakit ini sudah lama sejak selesai sekolah dasar. Namun Asma ini tidak mengganggu hanya saja bisa pergi berjalan jauh sehingga tidak pulang-pulang.

    "Untuk itu, saya sangat berterimakasih banyak karena sudah ada yang mau membantu untuk pengobatan anak saya ini. Saya juga sudah ikhlas jika sewaktu-waktu kembali dibawa ke pekan baru," ujarnya. 


    Sementara itu, Ketua KDDI Hendri Irawan mengatakan pertolongan yang diberikan ini tidak lah sebanding dengan apa-apa karena hanya menjembatani agar Asma Wati (ODGJ) ini bisa kembali sembuh. 

    "Semoga dengan apa yang kami lakukan ini bisa meringankan beban orang tuanya. Dan berharap kedepannya setelah mendapatkan perawatan dari dokter bisa segera sembuh dan beraktivitas kembali," harapnya. 


    Kemudian hal senada juga diutarakan oleh Ketua Emak Sehat Yuliana Daud melalui Wakil Emak Sehat Ade Indrawati. Ia berharap semoga dengan dirujuk kembali Asma Wati ini ke Poli Jiwa bisa segera sembuh seperti sebelumnya.


    "Ya kita sama-sama berdoa agar proses pengobatan Asma Wati (ODGJ) ini berjalan lancar dan tidak mendapatkan kendala," sebutnya.


    Disisi lain Staf Puskesmas Tembilahan Hulu Murti Ns. Kep juga ikut membantu penjemputan Asma Wati (ODGJ) berpesan kepada orang tuanya, jika kedepannya anaknya sudah benar-benar dinyatakan sebuah agar bisa selalu rutin untuk memberikan obat.


    "Kita sama-sama tahu jika ada yang menderita ODGJ tentunya tidak boleh putus obat. Karena itu bisa berpengaruh kepada kondisi pasien itu sendiri. Untuk itu, saya berpesan jika anak nya sudah diperbolehkan pulang orang tuanya harus benar-benar memantau anaknya. Terlebih pada saat memberikan obat. Orang tuanya harus berada disamping dan melihat langsung," pesannya.(*)

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Terkini