-->
  • Jelajahi

    Copyright © BERITAINHIL.com
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Video

    Hari Disabilitas Nasional, Ketua K3S Inhil Serahkan Bantuan

    Mimin
    Dec 3, 2021, December 03, 2021 WIB Last Updated 2021-12-03T14:10:24Z

     


    Beritainhil.com - Tembilahan : Bertempat di Rumah Singgah Baiturrahman Jl. Bunga Tembilahan, Ketua Koordinasi Kegiatan Kesejahteraan Sosial (K3S) Inhil Hj. Zulaikhah Wardan, S.Sos, ME melalui Dinas Sosial Inhil serahkan bantuan bagi Penyandang Disabilitas yang bertepatan dengan Hari Disabilitas Nasional, Jum'at (3/12/2021).


    Turut hadir pada kesempatan, Kepala Dinas Sosial Inhil H. Arifin beserta jajaran, Wakil Ketua DPRD H. Andi Rusli yang juga pada kesempatan turut mengalokasikan pokirnya bagi penyandang disabilitas, serta para penyandang disabilitas beserta keluarga yang mendampinginya. 


    Sebanyak 10 penyandang disabilitas dari berbagai Kecamatan di Inhil menerima manfaat berupa Nutrisi dan Alat Bantu yang berupa kaki palsu, kursi roda, dan tongkat kruk ketiak. 

    Kadisos H Arifin mengatakan, berdasarkan keputusan Pemerintah Hari Disabilitas Nasional yang ditetapkan pada hari ini adalah salah satu upaya untuk menyejajarkan warga penyandang disabilitas dengan warga lainnya, Ucapnya.


    Hal senada disampaikan Ketua K3S Inhil Hj. Zulaikhah Wardan, ia menyebutkan kegiatan ini merupakan salah satu bentuk perhatian dari Pemerintah bahwa tidak ada perbedaan antara kita. Semua yang membedakan dihadapan Allah SWT itu hanyalah ketaqwa'an kita. Jelasnya 

    Untuk itu, Hj. Zulaikhah mengucapkan terimakasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas kegiatan yang dilaksanakan ini, "memang baru pertama kali ini, karena memang baru tahun ini juga adanya peringatan Hari Disabilitas, Insya Allah tahun depan kita mengadakan kegiatan ini di Gedung Engku Kelana supaya lebih banyak yang bisa hadir, tentunya juga lebih banyak yang bisa mendapatkan manfaat". Ucap Hj. Zulaikhah 

    Hj. Zulaikhah yang juga merupakan Ketua Gerakan Satu Hati (GSH) Inhil menyampaikan, di Inhil selain disabilitas dan warga yang kurang mampu, ada juga permasalahan stunting yang sudah ditangani melalui kegiatan GSH. 

    "Dengan sasarannya 17 balita gizi buruk, dan 368 balita gizi kurang dimana ini semua juga memerlukan penanganan yang cepat karena jika terlambat yaitu 1000 hari kehidupan terlambat mereka akan menjadi stunting.
    Komentar

    Tampilkan

    No comments:

    Post a Comment

    Terkini

    Website Traffic