• Jelajahi

    Copyright © BERITAINHIL.com
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Video

    AKP Rino Handoyo Ucap Belasungkawa dan Berikan Bantuan ke Keluarga Korban Yang Tersambar Petir

    1 Nov 2021, November 01, 2021 WIB Last Updated 2021-11-01T09:15:11Z


    Kapolsek Tembilahan Hulu
    AKP Rino Handoyo memberikan bantuan kepada keluarga korban yang meninggal akibat sambaran petir


    BERITAINHIL.com - Tembilahan Hulu : Mengetahui dua orang warganya meninggal dunia akibat sambaran petir di perairan Kuala Indragiri (Kuindra) kemarin, Kapolsek Tembilahan Hulu AKP Rhino Handoyo langsung mengunjungi dan melayat ke rumah keluarga korban, di desa Sialang Panjang, Senin (1/11/21) pagi.


    Kapolsek Tembilahan Hulu menyebutkan maksud kedatangannya ke rumah tersebut tidak lain untuk mengucapkan belasungkawa dan memberikan dukungan kepada keluarga korban yang ditinggalkannya.


    "Iya kita (Polsek Tembilahan Hulu) mendapatkan informasi dua korban benar warga kecamatan Tembilahan Hulu, Desa Sialang Panjang, dan hari ini saya melayat ke rumah keluarga korban yang meninggal akibat sambaran petir. Saya mewakili Forkopimcam Tembilahan Hulu, mengucapkan belasungkawa atas peristiwa tersebut, semoga almarhum husnul khotimah dan keluarga yang di tinggalkan sabar dan ikhlas, kita tidak mau yang namanya musibah, tetapi semua itu sudah ada ketetapan sang maha pencipta," ujarnya.


    Selanjutnya, AKP Rino Handoyo menuturkan bahwa hari ini jenazah korban akan disholatkan dan di makamkan ke Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Sialang Panjang.


    "Setelah keluarga korban mendapatkan jenazah dari lokasi kejadian dan diperiksa oleh Tenaga Kesehatan langsung di bawa ke desa Sialang Panjang untuk di mandikan, disholatkan, dan juga dimakamkan," kata Kapolsek.


    Kemudian, selain melayat dan mengucapkan belasungkawa Kapolsek Tembilahan Hulu juga memberikan beberapa bantuan sosial (bansos) berupa sembako Indomie beras, Telur kepada keluarga korban untuk meringankan beban keluarga almarhum.



    "Ya kita (Polsek) ikuti berpartisipasi dalam hal ini untuk meringankan beban keluarga pak Rasidi, intinya yang kami berikan ini tidak bisa menggantikan posisi almarhum, tepati inilah yang dapat kami bantu, semoga keluarga dapat menerima bantuan dari kami," tuturnya.



    Sementara itu, Rasidi (60) orang tua korban yang tersambar petir mengucapkan terimakasih kepada Kapolsek Tembilahan Hulu yang sudah datang memberikan dukungan dan bantuan kepada dirinya.


    "Terimakasih pak Kapolsek, sudah begitu peduli kepada keluarga kami," ungkapnya.


    Rasidi mengaku bahwa mereka sudah menerima dengan lapang dada atas kejadian itu, karena menurutnya musibah tersebut sudah ditetapkan sang maha pencipta.


    "Jadi kami sekeluarga sudah ikhlas atas musibah yang menimpa keluarga saya, dan saya mohon maaf atas kesalahannya dari almarhum yang semasa hidupnya dalam bergaul sehari-hari," imbuhnya.


    Tampak hadir Kepala Desa Sialang Panjang, Babinkamtibmas Sialang Panjang, tokoh agama tokoh masyarakat, serta staf Desa Sialang Panjang.


    Untuk diketahui, peristiwa dua orang korban yang tersambar petir itu terjadi di perairan Sapat, parit 12 Hilir, kecamatan Kuala Indragiri (Kuindra) saat korban hendak mencari kayu ke Sungai Murusi, Jam 15:00 WIB sore saat itu cuaca hujan petir.(*)

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Terkini