• Jelajahi

    Copyright © BERITAINHIL.com
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Video

    Warga Pekan Arba Keluhkan Bantuan Covid-19 Saat Jalani Isoman, Begini Penjelasan Lurah

    5 Jul 2021, Juli 05, 2021 WIB Last Updated 2021-07-05T10:09:20Z


    BERITAINHIL.com - Tembilahan : Beredar informasi bahwa warga di kelurahan Pekan Arba Lorong Bambu Kuning Rt 01 Rw 06, mengeluh karena belum mendapatkan bantuan selama menjalani isolasi mandiri di rumahnya.


    Untuk memastikan informasi itu pihak media mencoba mencari kebenaran berita tersebut. 

    Salah satu warga di lorong itu mengungkapkan bahwa saat ini, warga sedang menjalani isolasi mandiri karena wabah covid-19.


    Ia menuturkan salah satu keluarganya saat ini dinyatakan terkonfirmasi positif covid-19 dan telah menjalani perawatan di Islamic Center.


    "Orang tua kami dijemput untuk dirawat di Islamic Center karena dinyatakan positif Covid-19," ujarnya. 


    Ia mengatakan bahwa warga di lorong tersebut mendapat bantuan cuma 1 kali pada hari Jum'at sore. "Terakhir ada yang di jemput hari Jum'at sekitar 6 orang. Sorenya kami mendapatkan bantuan dari pihak kepolisian dan RT setempat setelah itu sampai saat ini tidak ada lagi," katanya saat dikonfirmasi melalui via telepon, Senin (5/7/21).


    Sementara itu secara terpisah Lurah Pekan Arba Dedi Diswanto saat dikonfirmasi membenarkan bahwa ada salah seorang warganya yang di jemput oleh tim Satgas covid-19.


    "Ada satu orang dan saya ikut mengantarkan pasien itu bersama pak Camat ke RS Islamic center untuk mendapatkan perawatan medis," sebutnya.


    Lurah Pekan Arba ini menerangkan bahwa pasca penjemputan itu pihaknya langsung melakukan sweb ke 13 orang yang diduga terkonfirmasi covid-19, dan hasil dari Sweb tersebut terdapat beberapa orang yang dinyatakan positif covid.


    "Jadi Sweb pertama ke 13 orang dan untuk hasil Sweb dari 13 orang itu keluarlah pada hari Jum'at sore, hasil yang pertama terdapat Positif 7 orang, saat ini sudah di bawak ke RS Islamic center,"


    "Untuk Sweb yang ke 2 ini dilakukan pada hari Sabtu. Menjelang hari Minggu disuruh isolasi sementara, dan hari ini saya sudah konfirmasi ke Puskesmas dan diminta untuk dilakukan isolasi mandiri," katanya lagi.


    Kemudian Lurah tersebut menjelaskan bahwa jumlah warganya yang terkonfirmasi covid-19 ada 8 orang. Dan Saat ini melakukan Sweb kepada warga yang sedang menjalani isolasi mandiri, sampai sekarang masih menunggu hasil Sweb tersebut.


    "Sudah saya laporkan ke BPBD hari ini untuk tindak lanjuti, karena takutnya bantuan tidak ada sampai, untuk sementara ini memang belum ada sampai, baru nasi yang dikirimkan kemarin pada hari Jum'at," ucapnya.


    Dedi menyebutkan bahwa pihaknya sedang mempersiapkan data-data warga yang terkonfirmasi agar mendapatkan bantuan. "Jumlah warga yang di isolasi mandiri ada sekitar 20 rumah, lagi disiapkan datanya untuk meminta bantuan, kalau Satgas covid-19 udah oke. Kemarin tidak berani saya minta bantuan karena di lorong itu belum ada dinyatakan positif, tapi saya sudah melaporkan ke Dinsos ke Camat, dan Satgas," sebutnya.



    Terakhir lurah muda ini meminta kepada seluruh warganya agar tetap tenang serta berdoa berharap hasil Sweb yang terakhir ini negatif. Serta meminta kepada pihak pemerintah segera memberikan bantuan kepada warga yang ada di kelurahan Pekan Arba.



    "Insyaallah untuk makan malam ini kita siapkan buat warga isolasi mandiri, saya secara pribadi meminta kepada seluruh warga khususnya yang ada di Lorong Bambu Kuning Rt 01 Rw 06 agar tenang serta berdoa agar hasil Sweb yang terakhir ini negatif. Saya juga meminta kepada pemerintah agar  dapat memberikan bantuan kepada warga kami, karena saat ini warga kami tidak bisa keluar kemana mana untuk mencari makan ataupun yang lain," imbuhnya.

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Terkini