• Jelajahi

    Copyright © BERITAINHIL.com
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Video

    Timbulkan Banyak Lalat, Usaha Ternak Milik Hs Resahkan Warga

    2 Mar 2021, Maret 02, 2021 WIB Last Updated 2021-03-02T15:13:20Z

    BERITAINHIL.com - KEMUNING : Akibat usaha peternakan ayam potong milik HS warga Belilas, Indragiri Hulu, warga Dusun Tuah, Desa Keritang Hulu, Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir resah. Pasalnya usaha peternakan tersebut menimbulkan banyak Lalat (Diptera).


    Usaha ternak ayam yang terletak di Dusun Tuah Rt/01 sudah berjalan lebih 6 tahun dan sudah beberapa kali mendapat protes dari warga sekitar namun tidak pernah di indahkan.

    Protes warga kepada pemilik usaha tersebut hanya soal banyaknya Lalat ketika tiba saat panen ayam. Keinginan warga agar pengusaha ternak dapat meminimalisir wabah Lalat yang disebabkan usahanya.


    Perlu diketahui, warga pernah mengajukan permasalahan ini ke pemerintahan Desa setempat namun tidak ada penyelesaian yang jelas. Pemilik peternakan berjanji akan berusaha meminimalisir wabah Lalat. Tapi janji tinggal janji Lalat semakin menggila.

    Ketika awak media mempertanyakan usaha peternakan milik HS ini kepada Kepala Desa Keritang Hulu, Nazarudin (Senin,01/03/2021)beliau mengatakan tidak pernah mengeluarkan izin apa pun.


    "Saya tidak pernah mengeluarkan izin apa pun kepada HS. Legalitas peternakan itu tidak ada dari Desa. Saya sudah mengingatkan tapi tak digubris" ujar Kades.



    Saat HS di hubungi awak media via telepon HS mengatakan belum tentu wabah Lalat itu berasal dari peternakan miliknya. Dan warga yang mendengar ucapan tersebut sangat kesal.



    "Bagaimana mungkin Lalat tidak berasal dari kandang ayamnya, setiap panen ayam,Lalat pasti mewabah! Dulu dia ngomong bahwa bukan cuma dia pemilik peternakan, sekarang tinggal dia sendiri dia masih mau bikin alasan apa lagi. Jangan hanya untung saja di fikirkan, fikirkan juga akibat yang ditimbulkan limbah Lalat apalagi di saat-saat pandemi Covid-19 ini" ujar tambah kesal.


    "Pengunjung warung saya ngomel terus karena hidangan yang tersaji selalu Lalat duluan yang menikmati, kadang mereka gagal pesan makanan/minuman karena jijik" ujar pemilik warung makanan.


    Harapan warga Dusun Tuah agar pemilik peternakan dapat kiranya meminimalisir wabah yang muncul dari usaha peternakannya. "Kami tidak iri atau syirik dengan usaha saudara, tapi tolong hargai kami dengan tidak membiarkan Lalat menghantui Dusun kami,tolong pak wartawan sampaikan pesan kami ke pemilik Peternakan" ujar beberapa warga penuh harap.


    Sumber : zonariau.com

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Terkini