• Jelajahi

    Copyright © BERITAINHIL.com
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Tim Rescue DPKP Inhil, Serahkan Ular Sanca ke BKSDA Rengat

    17 Mar 2021, 07:37 WIB Last Updated 2021-03-17T00:37:33Z

    BERITAINHIL.com - TEMBILAHAN: 

    Ular phyton atau ular Sanca yang di evakuasi oleh Tim Rescue Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan DPKP Kabupaten Indragiri Hilir, telah di serahkan ke BKSDA rengat.

           



    Kepala DPKP Inhil Eddiwan Shasby mengatakan, sejak ditemukan jenis ular Phyton atau Sanca batik atau Phyton Reticulatus di kelurahan Pekan Arba Gg. Misfaka Rt.07 Rw.02 yang dilaporkan Aripin selaku ketua Rt.07 Rw.02 pada tanggal 14 maret ke Dinas DPKP Inhil. Kepala Dinas langsung memerintahkan kasi evakuasi dan Penyelamatan dan Tim Rescue turun kelokasi dan langsung mengamankan dan mengevakuasi ular phyton dengan panjang lebih kurang 7 meter ke kantor DPKP. 

    "Alhamdulillah jalannya evakuasi lancar dan ular langsung diamankan di Tengki Air ukuran 1000 liter karena dikuatirkan lepas dan dapat membahayakan mengingat ukurannya yang sangat besar," kata Eddiwan Shasby.

           


    Eddiwan Shasby menyebutkan, ular Sanca atau Phyton Reticulatus ini memiliki corak yang menyerupai Batik dan ular phyton jenis ini bisa tumbuh dan berkembang mencapai 8 meter. karena jenis ular yang cukup besar, jika di kembalikan kehabitatnya, mengelami kesulitan dan khawatir dapat membahayakan masyarakat. 

    "Oleh karena itu kepala DPKP Inhil langsung memerintahkan kasi evakuasi dan penyelamatan utk berkoordinasi dengan pihak terkait dalam hal ini Upt kehutanan di Tembilahan dan selanjutnya disarankan berkoordinasi ke BKSDA Perwakilan rengat," sebutnya.




    Karena hewan ini termasuk yang dilindungi kepala wilayah Administrasi kehutanan rengat langsung datang ke Tembilahan dengan didampingi Upt kehutanan Tembilahan(Polhut) pada hari ini selasa tanggal 16 maret 2021 di DPKP.



    "Alhamdulillah hasil diskusi dan pertemuan dengan Kadis Damkar dan Penyelamatan disepakati hari ini juga hewan jenis Phyton langsung dibawa ke BKSDA Rengat selanjut ditangani lebih lanjut dan kemudian direncanakan akan dilepas kembali kehabitatnya hutan kerumutan," tuturnya.



    Terakhir Mantan Kepala Dinas perkebunan ini menghimbau kepada masyarakat agar selalu berhati-hati dan apabila melihat hewan berbahaya silahkan hubungi pihak DPKP Inhil.



    "Himbauan kami. kepada Masyarakat agar tetap harus berhati'- hati terutama dilokasi ditemukan ular phyton dimaksud karena berdasarkan informasi masyarakat setempat yang diterima oleh DPKP masih ada 1 ekor lagi ular phyton dan ukurannya lebih besar dari yang kita temukan sekarang," imbuhnya.

           

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Terkini