• Jelajahi

    Copyright © BERITAINHIL.com
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Video

    Beredar Voice Note Menyebutkan Anak Buah H. Permata Terluka dan Dirawat di RSUD PH, Cek Kebenaranya

    16 Jan 2021, Januari 16, 2021 WIB Last Updated 2021-01-16T00:28:22Z

    BERITAINHIL.com - Tembilahan : Beredar sebuah voice note di pesan WhatsApp menyebutkan anggota H. Permata yang ikut bersamanya saat di perairan Inhil juga ikut terluka dan posisi sekarang sedang berada di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Puri Husada Tembilahan. 


    "Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh selamat malam saudara -saudaraku temen-temenku yang ada di group ini sehubung dengan meninggalnya Abang kami haji Permata tentu juga berkaitan dengan saudara yang ikut dalam pelaksanaan bisnis yang dijalankan di laut tentu ada juga beberapa yang ikut korban," katanya.



    Kemudian ia menyebutkan, bukan hanya H permata yang menjadi korban, pada saat penangkapan tersebut ada beberapa anak buahnya yang juga ikut terluka.



    "Ud peluru sebagai supir, tidak ada masalah, Ba menurut informasi kepalanya kena tembak masih di rawat di RS Tembilahan. Kemudian Bs partner nya RM dari Guntung sedang berada di RSUD PH Tembilahan karena kakinya kena tembak, adapun beberapa yang lain sementara

    Haji Permata meninggal dunia Karena kena tembak dadanya," jelasnya.



    Kemudian diakhiri katanya ia berharap semoga almarhum Haji Permata diampuni segala dosanya serta di terima amal ibadahnya.



    "Demikian informasi yang disampaikan mohon doanya mudah-mudahan saudara kita yang meninggal diampuni dosanya dan diterima amal kebaikannya assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh," ujarnya.


    Untuk memastikan kebenaran informasi tersebut, pihak media langsung menelusuri ke RSUD PH Tembilahan menemui pihak pelayanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Puri Husada Tembilahan, Sabtu (16/1/2021). 


    Pihak Rumah Sakit Puri Husada Tembilahan tepatnya di pelayanan IGD saat itu dijaga oleh Yadi langsung dikonfirmasi oleh BERITAINHIL.com mengatakan setiap pasien yang akan dirawat di rumah sakit RSUD harus mendaftar dulu di ruang pendaftaran.


    Lebih lanjut memperjelas data, pihak media mencoba menanyakan nama-nama yang ada di dalam pesan Voice Note tersebut, Namun setelah beberapa kali Yadi mengeceknya nama pasien ini ternyata tidak ada dalam daftar pasien yang dirujuk di dalam RSUD Puri Husada Tembilahan.


    "Tidak ada pasien yang masuk bernama Ba dan Bs," ungkapnya.


    Sampai berita ini diterbitkan, belum ada pihak yang bisa dikonfirmasi mengenai informasi mengenai adanya kerabat Haji Permata yang lain apakah betul ada yang terluka pasca insiden ini.

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Terkini