• Jelajahi

    Copyright © BERITAINHIL.com
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Bripda YR Habibi Selain Bertugas Sebagai Abdi Negara Juga Sebagai Pengusaha Nyopi di Tembilahan

    5 Nov 2020, 06:18 WIB Last Updated 2020-11-04T23:26:49Z


    BERITAINHIL.COM - TEMBILAHAN : Seorang anggota kepolisian Resor (Kapolres) Inhil Bripda YR Habibi selain bertugas sebagai pengayom masyarakat juga sebagai pengusaha kafe Nyopi' di Tembilahan, Rabu (04/11/20).




    Polisi muda yang bertugas sebagai Turjawali Satlantas Polres Inhil ini, siang menjalankan tugasnya sebagai Abdi Negara dan malam harinya mengembangkan usaha kafenya di jalan KH Dewantara, lebih tepatnya di belakang kantor Disdagtri Tembilahan.




    Dikatakan Habibi sebelumnya, di kampungnya Bagan batu Rokan Hilir orang tuanya memang sudah berjualan warung, namun dampak pandemi covid-19 membuat omsetnya menurun dan sepi, sekarang ingin mencoba usaha di tembilahan.





    "Orang tua saya memang berkecimpung di bidang mie Aceh dan kerang rebus, kami di kampung memang jualan begini, dari 2010 yang lalu," kata Habibi kepada Pembina Yayasan Vioni Bersaudara (YVB) Marlis Syarif yang bersama Ketua Kadin Inhil H. Ardiansyah di kafe itu.





    Lebih lanjut anggota satlantas itu menerangkan menu makanan andalannya spesial mie aceh dan kerang rebus serta ada sarapan pagi, Kopi aceh hingga thai tea dan coklat.




    "Untuk menu spesial kerang rebus dan mie Aceh, dan menu lainnya ada ayam bakar, ayam susu cabe ijo, SOP iga, soto Medan, dan ketoprak," jelasnya.





    Berikutnya Habibi menuturkan Nama warungnya 'Bu mantri' Menurutnya Nama itu sengaja di ambil karena orang-orang mengetahui bapaknya merupakan perawat/mantri, jadi ibu lebih akrab di sapa Bu mantri dan sebagai seorang polisi dia tidak gengsi untuk melayani pembeli di warung. 



    "Alhamdulilah Nama warung Bu mantri di ambil jadi branding karena bapak saya merupakan seorang perawat atau mantri, jadi orang-orang lebih lekat dengan sebutan bu mantri, dan untuk saya sendiri, selagi yang saya lakukan ini hal positif saya tidak pernah gengsi," tukasnya.




    Terakhir Habibi menerangkan pimpinannya di Polri juga mendukung kegiatannya, hanya saja pimpinannya berpesan agar pekerjaan dinas jangan sampai terbengkalai.




    "Pekerjaan di Satlantas dan jualan tidak pernah saya satukan, saya tidak pernah bawa nama institusi ke kerjaan saya ini. Kalau disini saya sebagai penjual, kalau di Polisi saya pelayan masyarakat," imbuhnya.

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Terkini