• Jelajahi

    Copyright © BERITAINHIL.com
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Diduga Wartawan di Keroyok di DPRD Inhil, Aliansi Wartawan Inhil Nyatakan Sikap Bersama

    Mimin
    18 Jun 2020, 22:42 WIB Last Updated 2020-06-18T15:42:51Z


    Beritainhil.com - INHIL: Aliansi Wartawan Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) - Riau, yang tergabung dari berbagai media, baik televisi, media massa cetak dan online yang tergabung dalam wadah organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Aliansi Jurnalis Independen (AJI), Ikatan Wartawan Online (IWO) dan Forum Komunikasi Wartawan Indragiri Hilir (FKWI) membuat pernyataan sikap bersama.

    Pernyataan sikap Aliansi Wartawan Kabupaten Indragiri (AWI) tersebut atas dugaan tindakan kekerasan atau pengeroyokan oleh beberapa orang oknum tenaga pengamanan Gedung DPRD Kabupaten Inhil terhadap salah satu rekan pelopor, nama Superto (media online www.riauin.com). 

    “Iya benar ada beberapa orang yang melakukan pengeroyokan terhadap saya,” kata Superto, Kamis (15/6/2020) malam saat menyampaikan keluhannya kepada AWI.

    Dijelaskannya bahwa kejadian tersebut terjadi pada hari Senin, 15 Juni 2020 sekira pukul 17.40 WIB di dekat pos pengamanan gedung DPRD Kabupaten Inhil, Jalan Soebrantas Tembilahan. 


    Mendengar peristiwa tersebut, AWI menuturkan bahwa kejadian ini seharusnya tidak terjadi di lokasi gedung dewan yang terhormat. 

    Seharusnya oknum pihak tenaga pengamanan tersebut mengedepankan cara-cara profesionalisme dan humanisme dalam menghadapi masyarakat yang mengunjungi dan ada urusan ke gedung DPRD Inhil baik di saat jam kerja atau selai jam kerja.

    Demikianlah pernyataan sikap bersama AWI, disusul dengan surat resmi ke DPRD Kabupaten Inhil pada Jumat (19/06/2020) sebagai berikut:

    1. Kami mengecam keras aksi dugaan kekerasan dan atau pengeroyokan yang dilakukan beberapa orang oknum tenaga pengamanan terhadap rekan kami saudara SUPERTO saat berurusan di gedung dewan terhormat ini;

    2. Kami mengharapkan pihak tenaga pengamanan di Gedung DPRD Inhil menempuh cara-cara yang profesional dan humanis dalam menghadapi dan menerima wartawan dan masyarakat lain yang akan menerima dan ada kepentingan di gedung dewan terhormat ini;

    3. Kami menekankan, jika adanya dugaan pelanggaran prosedur bertamu di Gedung DPRD Inhil untuk wartawan dan masyarakat lain, maka hendaknya menggunakan mekanisme yang benar dan sesuai aturan, persuasif dan humanis, bukan mengedepankan arogansi, bahkan melakukan kekerasan yang merupakan tindak pidana;

    4. Kami meminta pihak DPRD Kabupaten Indragiri Hilir yang merupakan representasi masyarakat, melakukan evaluasi dan memberi sanksi kepada oknum tenaga pengamanan yang terlibat dalam aksi kekerasan ini;

    5. Kami meminta DPRD Kabupaten Indragiri Hilir sebagai lembaga terhormat, representasi sebagai tempat pengaduan masyarakat agar menyikapi permasalahan ini secara serius dan bijak, sehingga kejadian ini tidak terulang lagi dikemudian hari.


    Demikian sikap bersama kami sampaikan, agar menjadi perhatian dan atensi pihak DPRD Kabupaten Inhil.

    Editor: Db
    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Terkini