• Jelajahi

    Copyright © BERITAINHIL.com
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Orang Kaya Ikut Daftar, Data Calon Penerima Bantuan PSBB Pekanbaru Membengkak

    23 Apr 2020, 11:58 WIB Last Updated 2020-04-23T04:58:52Z

    Foto ilustrasi

    Beritainhil.com, PEKANBARU - Data calon penerima bantuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di luar Program Keluarga Harapan (PKH) di Kota Pekanbaru membengkak dari awal perkiraan sebanyak 25 ribu Kepala Keluarga (KK) mencapai ratusan ribu. Bahkan, orang kaya pun ikut mendaftar sebagai penerima bantuan.

    Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kota Pekanbaru Ingot Ahmad Hutasuhut mengatakan, semua jenis bantuan menjadi atensi utama walikota, ketua DPRD, Kapolres, Dandim, dan Kajari Pekanbaru. Kata dia, Dinas Sosial sudah lakukan finalisasi.
    "Kami juga sedang lakukan pendataan terhadap masyarakat yang terdampak di Pekanbaru," kata Ingot.

    Pendataan dan validasi dilakukan oleh RT dan RW, nanti disahkan oleh lurah dan camat. Tidak ada jalur pendataan lain selain pendataan RT dan RW.

    "Kalau ada selain RT dan RW mungkin bantuan pihak lain, atau mungkin hoax. Jadi kita harus berhati-hati di saat seperti ini, ada yang bermain di air keruh akan menciptakan suasana yang tidak baik," kata dia.

    Mengenai angka pasti berapa KK yang terdampak, Ingot menyebut masih tentatif. Ia belum bisa menyampaikan data tersebut dengan alasan masih mentah dan perlu verifikasi.

    Ia tidak menampik bahwa data yang sudah dikumpulkan oleh RT dan RW membengkak dari jumlah perkiraan awal. Informasi yang lansir dari cakaplah.com, data yang terkumpul mencapai ratusan ribu KK.

    "Itu yang akan kita verifikasi. Banyak sekali informasi, bahkan orang kaya pun katanya ada yang mendaftar. Jadi makanya saya belum mau menyampaikan jumlahnya karena masih terlalu cepat. Kita lakukan verifikasi baru kita akan sampaikan," jelasnya.

    Namun, kata dia, masyarakat tidak perlu khawatir. Sebab, bantuan ini menjadi atensi pemerintah. "Yang penting ini menjadi atensi pemerintah daerah, jadi masyarakat jangan khawatir," jelasnya.

    Sumber cakaplah.com

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Terkini