• Jelajahi

    Copyright © BERITAINHIL.com
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Video

    UPT Puskesmas Kuala Enok Kerjasama dengan Lintas Sektor Bentuk Pos Stunting

    19 Nov 2021, November 19, 2021 WIB Last Updated 2021-11-19T04:59:20Z

    BERITAINHIL.com - Tanah Merah : Berdasarkan data dari program gizi di UPT Puskesmas Kuala Enok tahun 2020 dan 2021 didapatkan data 95 orang balita mengalami stunting. Dalam upaya pengentasan stunting UPT Puskesmas Kuala Enok Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) bekerjasama dengan lintas sectoral melakakukan pembentukan pos stunting diwilayah kerjaannya.


    Dijelaskan Kepala UPT Puskesmas, Kuala Enok H. Muhammad Syum, SKM. MM melalaui Nursiah Sitompul, Amd Keb, Bidang koordinator kelurahan kuala enok, dengan dibentuknya pos Stunting sejumlah kegiatan pembinaan diadakan. Diantaranya, kegiatan pembinaan kader posyandu balita dan edukasi makanan bergizi dengan bahan lokal kepada ibu balita di posyadu merpati Kuala Enok Kecamatan Tanah Merah.

    Dijelaskan Nursiah Sitompul, kegiatan ini dilakukan sebagai rencana tindak lanjut dari kegiatan Orienatasi Kapasitas Kader dan SDM Pengelola Posyandu di Desa Lokus Stuntig yang diadakan oleh falkultas kesehatan masyarakat Universitas Andalas (UNAND) yang dilaksanakan pada hari Selasa, (02/11/2021) lalu, yang dilakukan secara daring yang dikuti oleh 10 Puskesmas lokus stunting yaitu salah satunya UPT Puskesmas Kuala Enok.


    Diuraikannya, rencana tindak lanjut UPT Puskesmas Kuala Enok melakukan dua kegiatan yakni kegiatan pertama Pembinaan Kader Posyandu Balita yang dilaksanakan di ruang terbuka di RW. 06 RT. 02 Kelurahan Kuala Enok atau biasa di sebut AEC, Selasa (09/11/2021) lalu.

    Kegiatan ini dihadiri oleh tim yang sudah mendapat pelatihan dari falkultas Kesehatan Masyarakat Universitas Andalas yaitu terdiri dari tenaga promkes, tenaga pengelola gizi, kader pembangunan manusia, perangkat desa dan 5 orang kader posyandu serta bidan koordinator rantig kuala enok sebagai narasumber.


    "Kegiatan ini bertujuan untuk membina para kader posyandu balita dengan mengingatkan kembali peran, tugas, dan kewajiban sebagai kader posyandu balita, serta bertujuan utuk menciptakan kader kesehatan yang peduli, tanggap dan mampu menggerakan masyarakat untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat terutama masalah kesehatan ibu dan anak untuk mewujudkan generasi yang sehat," jelas Nursiah Sitompul, Amd Keb, Rabu (17/11/2021).


    Lanjut Nursiah Sitompul, hasil dari kegiatan tersebut didapatkan meningkatkannya pengetahuan kader posyandu dan pentingnya peran sebagai kader posyandu.


    Lanjutnya lagi menjelaskan, kegiatan kedua, yakni Edukasi makanan bergizi dengan bahan lokal yang ada di sekitar kepada ibu balita di wilayah posyandu merpati. Kegitan ini dilakukan di posyandu merpati RW. 06 RT. 01 Kelurahan Kuala Enok pada Senin (15/11/2021) yang dihadiri oleh tim penanganan stunting, ibu ketua PKK Kelurahan Kuala Enok dan ibu balita.


    "Kami menampilkan 5 macam menu makan bergizi dengan bahan lokal daun kelor yang tinggi akan nilai gizinya yaitu Rolade telur kelor, perkedel kentang kelor, bolu pisang kelor, kroket ubi kelor, dan puding daun kelor yang dimana makanan di atas tidak mengunakan mecin dan MSG yang dapat menghambat pertumbuhan anak," imbuhnya.


    Tujuan dari kegiatan ini diungkapkan Nursiah, guna mengajarkan kepada ibu balita tentang makanan yang bergizi bagi anaknya dan dapat dicontoh dirumah untuk cemilan anak-anak yang dapat aplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.


    "Hasil dari kegiatan ini ibu balita dapat menambah pengetahuan tentang makanan bergizi, dan dapat dicontoh dirumah makanan makanan bergizi ini," pungkasnya.

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Terkini