• Jelajahi

    Copyright © BERITAINHIL.com
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Video

    Tim Pengabdian KUKERTA UNRI Berikan Buku "Mari Mengenal Islam" Sembari Jalankan Program Bupati Inhil

    16 Sep 2021, September 16, 2021 WIB Last Updated 2021-09-16T10:43:24Z

    BERITAINHIL.com - KERITANG : Tim Pengabdian Mahasiswa Universitas Riau (UNRI) tahun 2021 melaksanakan program literasi dan numerasi salah satunya dengan melakukan kegiatan magrib mengaji dan didikan subuh di Masjid Al-Ikhlas Desa Pasar Kembang, Kecamatan Keritang, Kabupaten Indragiri Hilir.


    Magrib mengaji merupakan sebuah program dari Bupati Kabupaten Indragiri Hilir HM Wardan, yang mengharapkan program ini harus dikembangkan di Masjid-masjid yang ada di kecamatan, desa, sehingga menjadikan kesan bagi anak-anak yang mengikuti program ini. 


    Disamping itu, tim pengabdian mahasiswa UNRI mengharapkan anak-anak yang mengikuti program ini juga dapat mengerti dasar-dasar Islam yang disesuaikan dengan program tim pengabdian UNRI yaitu dengan memberikan buku "Mari Mengenal Islam".

    Buku "Mari Mengenal Islam" merupakan buku yang dirangkum oleh Tim Pengabdian Mahasiswa UNRI. Dengan adanya buku tersebut, berharap dapat dijadikan pedoman tambahan bagi para Guru agama/Guru Mengaji dan para Penyuluh agama dalam lingkungan bidang penerangan agama, khususnya di Desa Pasar Kembang, semoga dapat dijadikan bahan dalam usaha meningkatkan para anak-anak bangsa peserta pengajian-pengajian yang diselenggarakan oleh mereka.


    Puncak program ini ada dikegiatan didikan subuh yang merupakan suatu kegiatan yang sangat bermanfaat dalam mendidik anak-anak tentang ajaran agama Islam. Didikan subuh ini juga sebuah kegiatan pendidikan islam yang sangat penting sebagai media untuk membentuk karakter dan akhlak anak menjadi akhlak yang mulia. 


    Dalam melakukan kegiatan ini, anak-anak yang ada di Dusun Binaria I sangat antusias dan bersemangat untuk datang sholat subuh berjamaah lalu melakukan aktivitas didikan subuh di masjid.

    Kegiatan didikan subuh ini dilakukan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan, yaitu memberikan handsanitizer dan masker kepada anak-anak yang ada di dalam Masjid Al-Ikhlas.


    Dalam kegiatan ini anak-anak dilatih bagaimana cara tampil di depan umum sehingga anak-anak memiliki mental dan keberanian. Namun, tidak hanya mental dan keberanian saja, kedisiplinan seorang anak pun mulai terbentuk. Selain itu, anak-anak juga diajari ilmu pengetahuan agama sehingga memiliki keimanan dan akhlak yang mulia. 


    Diakhir acara didikan subuh, Tim Pengabdian Mahasiswa UNRI membagi-bagikan Buku Mari Mengenal Islam sebagai bentuk apresiasi kepada anak-anak yang sudah berani tampil ke depan dalam setiap rangkaian kegiatan didikan subuh.


    Joggy Fernando selaku Koordinator Desa menggunakan bahwa pihaknya sangat bangga dan salut kepada masyarakat yang antusias.


    "Saya sangat bangga dan salut kepada masyarakat desa Pasar Kembang, terkhusus pada anak-anaknya. Dimana antusias dan semangat mereka dalam mengisi masjid maupun surau terkhusus diwaktu subuh dapat diacungkan jempol," ujarnya.


    Maka dari itu timbullah inovasi dalam melaksanakan kegiatan setelah sholat subuh hingga pagi yaitu didikan subuh. 


    Sementara itu, Mustika yang merupakan warga Dusun Binaria I menyebutkan bagus sekali kegiatan didikan subuh ini diadakan karena didikan subuh sudah jarang dilakukan di Dusun ini. "Kalau bisa, setiap hari saja dilakukan didikan subuh ini," imbuhnya. Selasa (10/08/2021).

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Terkini