Inhil, Kabupaten Paling Rutin Laksanakan Operasi Katarak

0
23
views

BERITAINHIL.com, – RSUD Puri Husada Tembilahan menggelar kegiatan bakti sosial Operasi Katarak, Sabtu (5/10/2019). Acara disejalankan dengan peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-55 dan Hari Ulang Tahun Ikatan Dokter Indonesia (IDI) ke-69, serta Hari Ulang Tahun RSUD Puri Husada Tembilahan.

Dalam pelaksanaannya, RSUD Puri Husada Tembilahan bekerjasama dengan Koordinator Kegiatan Kesejahteraan Sosial (K3S) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Persatuan Dokter Spesialis Mata Indonesia (Perdami), Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Inhil, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNas) Inhil, serta Yayasan Dharmais.

Bupati Inhil, Drs HM Wardan MP didampingi Ketua K3S Inhil, Hj Zulaikhah Wardan SSos ME menghadapi acara ini. Tampak pula Unsur Forkopimda Inhil, sejumlah Pejabat Eselon di Lingkungan Pemkab Inhil, Ketua Perdami Provinsi Riau, Direktur RSUD Puri Husada Tembilahan, Pimpinan RS 3M Plus, Ketua IDI Inhil, Ketua BAZNas Inhil, Pimpinan Perbankan, Ketua Organisasi, serta masyarakat setempat.

Direktur Puri Husada Tembilahan, dr Saut Pakpahan menyebut, operasi katarak ini merupakan yang kedua kali dilaksanakan pada tahun 2019, setelah Maret lalu.
“Jumlah peserta ada 237 yang mendaftar. Namun mungkin tidak semua bisa langsung dioperasi, karena disesuaikan dengan kondisi peserta,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Perdami Provinsi Riau, dr Efhandi Nukman SpM menjelaskan bahwa kata bukan merupakan penyakit, namun katarak muncul karena faktor usia.
“Setiap manusia akan mengalami katarak, namun diusia yang berbeda-beda. Katarak bukanlah penyakit atau kelainan perlu ditakutkan. Namun katarak mengganggu produktivitas kita yang membuat kita tidak percaya diri beraktivitas karena pandangan yang kabur,” terangnya.

Menurutnya, dewasa ini operasi katarak sudah dipercaya oleh masyarakat. Terbukti dari jumlah peserta operasi yang semakin ramai. Diutarakannya pula, Kabupaten Inhil adalah kabupaten yang paling rutin menggelar kegiatan ini.

“Inhil ini yang paling rajin melaksanakan kegiatan operasi katarak, saya harap ini bisa menjadi contoh bagi kabupaten lainnya,” pesan dr Efhandi.

Bupati Inhil bersyukur atas kegiatan ini. Ia mengaku melalui bakti sosial ini, banyak masyarakat yang terbantu, karena biaya operasi tidak sedikit.
“Saya harap, ke depannya kepada Pak Camat, Kepala Desa, dan Lurah supaya melakukan pendataan masyarakat yang terindikasi katarak. Mudah-mudahan ke depannya kita juga memiliki sarana dan prasarana sendiri, kita sudah mandiri, sehingga masyarakat sudah mempunyai kesadaran memeriksakan mata dan melakukan operasi,” urainya.
Pemimpin Negeri Hamparan Kelapa Dunia ini mengingatkan kepada pasien yang sudah operasi agar mengikuti saran dari dokter agar mata yang dioperasi cepat membaik.

“Datang sesuai jadwal operasi masing-masing agar tidak mengganggu kenyamanan petugas maupun pasien lain agar tidak menumpuk semuanya di rumah sakit,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here